UPT Pangkep Dapat Bantuan Samkel dari Pemkab  

PANGKEP – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel Wilayah Pangkep mendapatkan bantuan satu unit kendaraan operasional dari Pemkab Pangkep.

Kendaraan tersebut nantinya akan digunakan menjadi samsat keliling yang beroperasi di wilayah pangkep. Diharapkan kendaraan berstatus pinjam pakai   tersebut dapat meningkatkan pendapatan UPT Pangkep yang akan berdampak pada dana bagi hasil (DBH) yang akan diterima UPT Pangkep.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara UPT Pendapatan Wilayah Pangkep dipimpin Kepala UPT Pangkep Wahyuni Amir, S.Sos dengan Sekretaris Pemerintah Kabupaten Pangkep, Drs. H. Efendi Kasmin M.Si, Senin (31/7), di ruang kerja sekeretaris kabupaten.

 “Kami sangat mengapresiasi bantuan ini, Kendaraan ini sangat penting bagi kami untuk mendukung operasional kami di lapangan,” ujarnya. Ia berharap bantuan kendaraan ini akan diterima sebelum 17 Agustus.

Dalam pertemuan tersebut, Wahyuni juga sempat menyinggung soal banyaknya  kendaraan dinas milik Pemkab Pangkep yang belum melakukan pembayaran pajak tahunan.

Pemkab Pangkep berjanji segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menyelesaikan tunggakan kendaraan dinas pada UPT Pendapatan Wilayah Pangkep.

Atas kerja keras UPT Pangkep, Pemkab Pangkep turut menikmati dana bagi hasil (DBH) yang cukup besar. Hingga Mei 2017, Pemkab Pangkep akan  menerima dana bagi hasil Rp 10.261.018.607. DBH tersebut berasal dari pajak bahan bakar, pajak kendaraan bermotor, bea balik nama, air permukaan, dan pajak rokok.

“Dana bagi hasil ini masih akan terus bertambah, untuk itu diperlukan apresiasi dari Pemkab Pangkep agar penerimaan pajak dapat lebih maksimal,” tutupnya.(alim/kiblat)

 

 

 

Picture of alim tsi

alim tsi

error: Content is protected !!