Makassar — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat online terkait optimalisasi pendapatan daerah tahun 2026, Selasa (11/11/2025).
Rapat tersebut dipimpin oleh Kepala Bapenda Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, yang didampingi Kepala Bidang Perencanaan dan Pelaporan Murad Munsyir, Kepala Bidang TSI Andi Satriady Sakka, Kepala Bidang Binwas Syahrir, Plt Kepala Bidang PAD M. Irvandi Thamrin dan Kasubid Perencanaan M. Arizal Ahmad.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Sulsel yang mengelola pajak dan retribusi daerah melalui platform Zoom Meeting.
Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai strategi untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026, termasuk komponen retribusi daerah, dana transfer, serta pendapatan lain-lain yang menjadi sumber keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Andi Winarno menekankan pentingnya sinergi antar-OPD dalam memperkuat basis pendapatan daerah. Menurutnya, optimalisasi PAD bukan hanya soal pencapaian target angka, tetapi juga peningkatan tata kelola dan efisiensi dalam proses pemungutan pajak dan retribusi.
“Kita harus memastikan setiap potensi pendapatan dapat tergali secara maksimal melalui kerja sama lintas sektor dan inovasi layanan,” ujarnya.
Rapat berlangsung interaktif dengan sejumlah kepala OPD menyampaikan laporan capaian serta kendala yang dihadapi dalam realisasi pendapatan tahun berjalan. Hasil pembahasan ini akan menjadi dasar penyusunan langkah strategis Bapenda Sulsel bersama OPD terkait dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah di tahun 2026.(alim)
