Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai Ramadhan Leadership Camp melalui upacara di Aula Arafah Asrama Haji Makassar, Minggu (22/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum pembinaan karakter dan kepemimpinan ASN selama bulan suci Ramadhan.
Upacara yang dilaksanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Selatan diawali pemasangan atribut peserta eselon II, III, dan IV. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman secara simbolis mengalungkan tanda peserta kepada Kabid TSI, Andi Satriady Sakka bersama peserta lainnya. Sejumlah unsur Forkopimda dan lembaga vertikal turut hadir.
Gubernur menegaskan, program ini dirancang sebagai pembekalan komprehensif guna memperkuat wawasan kebangsaan, pemahaman program prioritas Presiden dan Pemprov, serta sinergi pusat-daerah, sekaligus membentuk ASN profesional, berintegritas, dan berakhlak.
Sebanyak 938 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri atas 735 pejabat struktural, 100 kepala sekolah, 16 direksi BUMD, serta panitia. Materi menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi, dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.
Materi mencakup Sinergi Pusat–Daerah dalam ASTA CITA, wawasan kebangsaan, swasembada pangan, hingga spiritual leadership. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta penyetoran hafalan Juz 30 sebelum salat tarawih.
Kepala BPSDM Sulsel, Muhammad Jufri, menyebut program ini sebagai prioritas Gubernur untuk membentuk ASN adaptif dan berkarakter. Pemprov berharap lahir kepemimpinan ASN yang seimbang secara intelektual, emosional, dan spiritual dalam pelayanan publik. (lim)
