MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar aksi donor darah di Aula Bapenda Sulsel, Rabu (8/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Transfusi Darah Provinsi Sulawesi Selatan itu berhasil mengumpulkan 47 kantong darah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Bapenda Sulsel.
Penanggung jawab kegiatan donor darah, dr. Senja M.Kes, mengatakan sebanyak enam calon pendonor belum dapat mendonorkan darahnya karena tidak memenuhi persyaratan kesehatan.
“Ada enam orang yang ditolak karena memiliki kadar hemoglobin rendah, mengonsumsi obat tertentu, serta satu orang baru menjalani operasi,” ujarnya.
Kegiatan donor darah menjadi salah satu agenda rutin Bapenda Sulsel sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mendukung ketersediaan stok darah di Sulawesi Selatan. Program ini telah dilaksanakan secara berkala setiap tiga bulan bekerja sama dengan UPTD Transfusi Darah Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan catatan Bapenda Sulsel, jumlah kantong darah setiap pelaksanaan bervariasi. Pada Februari 2024 terkumpul 49 kantong darah, Oktober 2024 sebanyak 37 kantong, Januari 2025 sebanyak 30 kantong, dan pada kegiatan terbaru Juli 2026 berhasil terkumpul 47 kantong darah. Hal tersebut menunjukkan konsistensi Bapenda Sulsel dalam mendukung pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat.
Kepala Bapenda Sulsel Andi Winarno Eka Putra mengatakan, donor darah merupakan wujud empati dan kepedulian pegawai Bapenda terhadap masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin.(alim)
