MAKASSAR – Kepala Bapenda Sulsel, Drs. H. Tautoto TR, M.Si, menyemangati operator sistem (opsis) dan operator data (opdat) dari 25 UPT Bapenda se-Sulsel, saat memberikan materi pada pelatihan bagi opsis dan opdat lingkup Bapenda Sulsel, Sabtu (22/7) di Hotel Grand Asia Makassar.
Menurutnya, setiap petugas atau operator harus menanamkan dalam dirinya sikap optimistis untuk dapat penyelesaikan masalah. Dengan demikian, petugas tersebut akan termotivasi untuk menyelesaikan suatu masalah.
“Kita harus menanamkan sikap dalam diri kita bahwa kita dapat menyelesaikan suatu masalah. Kita harus percaya bahwa kita dapat mencapai target yang dibebankan kepada kita. Tapi jika kita pesimis, maka pekerjaan tidak akan selesai karena akan terasa berat,” ujarnya di depan puluhan ujung tombak Samsat se-Sulsel.
Mantan Plt Bupati Soppeng yang tengah mengikuti Diklat Pimpinan Tingkat I yang akan berlangsung hingga Desember 2017 ini menambahkan, petugas opsis dan opdat harus terbiasa bersikap ramah dan murah senyum pada wajib pajak. Sebab mereka adalah orang baik yang mau membayarkan kewajibannya kepada negara.
“Saya sedang berpikir untuk menggandeng pihak Garuda Indonesia untuk melatih petugas front office (kantor depan) kita agar dapat menerima wajib pajak dengan ramah dan sopan. Garuda Indonesia adalah yang terbaik dalam hal ini,” kata mantan Kepala BKD Provinsi Sulsel ini didampingi Kabid TSI, H. Adhita Sandhya Dharma AP. M.Si.
Pelatihan ini berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu (22-23/7) di Hotel Grand Asia Makassar, dibuka oleh Kabid TSI, H. Adhita Sandhya Dharma AP. M.Si. mewakili Kepala Bapenda.
Pemateri pelatihan ini adalah Kasubid PAD I H Andi Awaluddin, SE yang membawakan materi tentang perhitungan teknis NJKB 2017 terkhusus untuk kendaraan umum atau kendaraan plat kuning.
Materi selanjutnya dibawakan oleh Kasubid Infrastruktur dan Jaringan, Andi Ary Abdi Panawan, yang membawakan materi sistem jaringan VPN-IP Samsat Sulsel.
Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari seluruh UPT di Sulsel yakni petugas opsis dan opdat plus petugas gerai.
Materi juga akan dibawakan oleh Armansyah Saiful yakni pengenalan windos dan aplikasi yang digunakan di Samsat Sulsel. Materi lain yang akan dibawakan oleh Ilham Syarifuddin yakni pengenalan hardwere dan network.
“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini peserta dapat mengoperasikan aplikasi dan memperbaiki kerusakan kecil jika terjadi di UPT,” kata Arman.(alim)
