Makassar — Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan kunjungan kerja ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (11/12/2025). Kunjungan ini difokuskan pada pembahasan tata kelola Pajak Air Permukaan (PAP) sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rombongan Bapenda NTB diterima langsung oleh Kepala Bapenda Sulsel, Andi Winarno Eka Putra, yang didampingi Kepala Bidang Teknologi Sistem Informasi (TSI) Andi Satriady Sakka, di Kantor Bapenda Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari studi komparasi yang dilakukan Bapenda NTB untuk memperkuat tolok ukur serta meningkatkan kualitas pengelolaan perpajakan daerah, khususnya pada sektor Pajak Air Permukaan. Bapenda NTB menilai penting untuk mempelajari praktik terbaik dari daerah yang dinilai berhasil mengelola PAP secara efektif dan berkelanjutan.
Provinsi Sulawesi Selatan dipilih sebagai lokasi studi komparasi karena dinilai memiliki capaian dan inovasi signifikan dalam pengelolaan Pajak Air Permukaan. Mulai dari pendataan wajib pajak, perhitungan tarif berbasis volume pemanfaatan air, mekanisme pengawasan, hingga pemanfaatan teknologi dalam sistem pelaporan dan inovasi peningkatan kepatuhan wajib pajak.
Melalui pertemuan ini, Bapenda NTB berharap dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait strategi dan kebijakan yang diterapkan Bapenda Sulsel dalam mengoptimalkan potensi PAP. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kerja sama antardaerah dalam pengelolaan pendapatan daerah.
Agenda kunjungan kerja berlangsung sejak pukul 09.00 Wita dengan rangkaian diskusi dan pemaparan terkait tata kelola Pajak Air Permukaan. Bapenda NTB menargetkan hasil studi komparasi ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan kebijakan serta peningkatan kinerja pengelolaan pajak daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat.(alim)
