{"id":9213,"date":"2023-06-19T03:35:45","date_gmt":"2023-06-19T03:35:45","guid":{"rendered":"http:\/\/bapendasulsel.web.id\/v1\/?p=9213"},"modified":"2023-06-19T03:35:45","modified_gmt":"2023-06-19T03:35:45","slug":"samsat-palopo-urutan-keempat-transaksi-qris-di-sulsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/2023\/06\/19\/samsat-palopo-urutan-keempat-transaksi-qris-di-sulsel\/","title":{"rendered":"Samsat Palopo Urutan Keempat Transaksi QRIS di Sulsel"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>PALOPO &#8211; Jumlah pembayaran dengan metode non-tunai di Kantor Samsat Palopo, terus mengalami peningkatan. Di tahun 2023 ini misalnya, hingga Mei 2023, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) non-tunai QRIS mencapai 109 orang. Hal ini terungkap dalam rapat Maksimalisasi Transaksi Digital yang dilaksanakan di Kantor Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (19\/6\/2023).<\/p>\n\n\n\n<p>Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Palopo, Chandrawali S.Kom menjelaskan, hingga Mei 2023 ini, Palopo berada di posisi ke empat sebagai Samsat dengan penggunaan transaksi non-tunai QRIS terbanyak di Sulawesi Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Dengan jumlah ini, Samsat Palopo berada di urutan keempat dari 25 Samsat yang ada di Sulsel. Di atas kita itu, ada Gowa, Makassar Utara dan Makassar Selatan,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski hanya di posisi ke empat, lanjut Chandrawali, capaian ini sudah sangat baik. Mengingat, Samsat yang berada di posisi teratas adalah Samsat dengan jumlah wajib pajak terbesar. &#8220;Sementara, di Palopo, jumlah penduduknya kecil, berbanding lurus dengan wajib pajak yang ada. Sehingga capaian ini, sudah cukup baik bagi kami,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Chandrawali melanjutkan, adapun total nilai transaksi dengan menggunakan metode QRIS di Samsat Palopo sebesar Rp271.765.000. &#8220;Kita berharap, ke depan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan metode transaksi non-tunai bisa semakin besar,&#8221; jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut Chandrawali, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan masyarakat dengan menggunakan transaksi non-tunai QRIS. &#8220;Pertama, bisa mempersingkat waktu pembayaran, karena tidak ada lagi proses penghitungan uang. Kedua, masyarakat tidak perlu repot menarik uang untuk membayarkan pajaknya,&#8221; terangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, lanjut Chandrawali, dengan memanfaatkan metode bayar QRIS, masyarakat tidak perlu ragu dengan nilai pajak yang dibayarkan. Sebab, nilai yang dibayarkan langsung masuk ke kas daerah. &#8220;Sehingga, nilainya harus sesuai dengan nilai transaksi di kasir saat membayar,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Chandrawali menyebut, penggunaan QRIS di Samsat Palopo tidak hanya diberlakukan di Kantor Samsat, tetapi juga di semua Gerai Samsat dan layanan lain di luar kantor. &#8220;Termasuk layanan hari libur, Sabtu dan Minggu, wajib pajak bisa memanfaatkan pembayaran menggunakan metode QRIS,&#8221; katanya.(*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALOPO &#8211; Jumlah pembayaran dengan metode non-tunai di Kantor Samsat Palopo, terus mengalami peningkatan. Di tahun 2023 ini misalnya, hingga Mei 2023, jumlah masyarakat yang memanfaatkan layanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) non-tunai QRIS mencapai 109 orang. Hal ini terungkap dalam rapat Maksimalisasi Transaksi Digital yang dilaksanakan di Kantor Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6490,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/Chandrawali.jpg","acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9213"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9213"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9213\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6490"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}