{"id":44351,"date":"2025-11-18T15:11:55","date_gmt":"2025-11-18T07:11:55","guid":{"rendered":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/?p=44351"},"modified":"2025-11-18T15:11:55","modified_gmt":"2025-11-18T07:11:55","slug":"kabid-tsi-hadiri-peluncuran-the-tax-law-center-umi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/2025\/11\/18\/kabid-tsi-hadiri-peluncuran-the-tax-law-center-umi\/","title":{"rendered":"Kabid TSI Hadiri Peluncuran The Tax Law Center UMI"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>MAKASSAR \u2013 Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar Seminar Nasional Hukum Pajak sekaligus meluncurkan Pusat Kajian Hukum Pajak (The Tax Law Center) pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Makassar ini menghadirkan Kabid TSI, Andi Satriady Sakka, sebagai narasumber mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.<\/p>\n\n\n\n<p>Andi Satriady mengatakan, saat ini Bapenda Sulsel telah melakukan berbagai inovasi digital dalam memudahkan pembayaran pajak kendaraan bermotor.<\/p>\n\n\n\n<p>Seminar ini mengangkat tema \u201cTransformasi Kesadaran Pajak melalui Pusat Kajian Hukum Pajak: Kontribusi Akademisi untuk Praktik Perpajakan yang Berkeadilan\u201d. Tema tersebut menekankan peran akademisi dalam memperkuat pemahaman dan praktik perpajakan yang mengedepankan prinsip keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Panitia, Dr. H. Azwar Amiruddin, menyebut kegiatan ini menjadi pijakan awal pembentukan The Tax Law Center UMI sebagai wadah riset, edukasi, dan advokasi perpajakan. Menurutnya, Pascasarjana UMI memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk memberikan kontribusi ilmiah dalam penguatan kesadaran pajak yang berkeadilan.<\/p>\n\n\n\n<p>Azwar menjelaskan, pusat kajian ini akan menjadi ruang akademik untuk mengembangkan pemikiran, penelitian, serta memberikan rekomendasi strategis dalam perbaikan sistem perpajakan di Indonesia. Melalui penelitian, diskusi ilmiah, dan advokasi kebijakan, lembaga ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik perpajakan sehingga kesadaran pajak dapat tumbuh secara berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cKami ingin mendorong transformasi kesadaran pajak agar tidak hanya dipahami sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai kesadaran kolektif untuk mendukung kesejahteraan bangsa,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Seminar ini turut menghasilkan sejumlah manfaat strategis, seperti meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha terkait pentingnya kesadaran pajak, membangun jejaring kolaborasi antara akademisi dan otoritas pajak, serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi rujukan pemerintah dan praktisi perpajakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Peluncuran resmi The Tax Law Center UMI dirangkaikan dalam seminar tersebut dan menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Dr. Suherman Saleh, M.Sc, Ak, CA \u2013 Ketua AKP2I<\/p>\n\n\n\n<p>2. Prof. Dr. Gunadi, M.Sc., Ak., CPA \u2013 Ketua Tax Centre FIA UI<\/p>\n\n\n\n<p>3. H. Andi Iwan Darmawan Aras, S.E., M.Si \u2013 Ketua Kadin Sulawesi Selatan<\/p>\n\n\n\n<p>4. YFR Hermiyana \u2013 Kepala Kanwil DJP Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara<\/p>\n\n\n\n<p>5. H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T \u2013 Gubernur Sulawesi Selatan<\/p>\n\n\n\n<p>6. Andi Amar Ma\u2019ruf Sulaiman \u2013 Ketua HIPMI Sulsel<\/p>\n\n\n\n<p>7. H. Munafri Arifuddin, S.H \u2013 Wali Kota Makassar<\/p>\n\n\n\n<p>8. Prof. Dr. H. La Ode Husen, S.H., MH \u2013 Direktur Program Pascasarjana UMI<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan peluncuran pusat kajian ini, UMI mempertegas perannya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen mendorong sistem perpajakan yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. (alim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR \u2013 Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menggelar Seminar Nasional Hukum Pajak sekaligus meluncurkan Pusat Kajian Hukum Pajak (The Tax Law Center) pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Makassar ini menghadirkan Kabid TSI, Andi Satriady Sakka, sebagai narasumber mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Andi Satriady mengatakan, saat ini Bapenda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":44353,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/hukum-umu.jpg","acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44351"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44351"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44351\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44354,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44351\/revisions\/44354"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44353"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44351"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44351"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44351"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}