{"id":4087,"date":"2018-11-28T06:19:42","date_gmt":"2018-11-28T06:19:42","guid":{"rendered":"http:\/\/bapendasulsel.web.id\/v1\/?p=4087"},"modified":"2018-11-28T06:19:42","modified_gmt":"2018-11-28T06:19:42","slug":"hamzah-hapati-hasan-minta-sulbar-belajar-ke-sulsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/2018\/11\/28\/hamzah-hapati-hasan-minta-sulbar-belajar-ke-sulsel\/","title":{"rendered":"Hamzah Hapati Hasan Minta Sulbar Belajar ke Sulsel"},"content":{"rendered":"<p>Makassar\u00a0&#8211; Wakil Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan menyatakan Pemerintah\u00a0Provinsi (Pemprov) Sulbar perlu meniru inovasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel untuk meningkatkan pendapatan daerah.<\/p>\n<p>Inovasi tersebut bisa saja dengan mengadopsi sistem yang telah berhasil diterapkan di\u00a0daerah lain sehingga PAD (pendapatan asli daerah) meningkat.<\/p>\n<p>Menurut Hamzah, salah satu daerah yang sukses menerapkan sistem untuk menggenjot peningkatan\u00a0PAD adalah Sulsel. Makanya, Sulbar harus belajar dari provinsi induknya ini.<\/p>\n<p>Olehnya itu, pada haru Rabu (21\/11), Hamzah yang merupakan pimpinan dewan yang membidangi\u00a0keuangan, berkunjung ke Bapenda Sulsel untuk mendapatkan informasi\u00a0terkait sistem yang diterapkan sehingga PAD Sulsel bisa mendapatkan jumlah yang signifikan.<\/p>\n<p>Di Kantor Bapenda Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Hamzah diterima langsung oleh Kepala\u00a0Bapenda Sulsel Tautoto Tanaranggina.<\/p>\n<p>&#8220;Kita (Sulbar) harus belajar ke Sulsel. Sistem yang diterapkan di Bapenda Sulsel menurut kami sangat baik, maka perlu kita coba terapkan di Sulbar agar\u00a0pendapatan daerah meningkat,&#8221; kata Sekretaris Partai Golkar Sulbar ini.<\/p>\n<p>Salah satu sektor potensial untuk menggenjot peningkatan pendapatan adalah dari pajak\u00a0kendaraan. Di Samsat Sulsel, sudah banyak inovasi yang dilakukan untuk meningkatkan jumlah\u00a0pajak dari kendaraan.<\/p>\n<p>&#8220;Sistem atau aplikasi yang digunakan di Samsat Sulsel ini sangat perlu kita adopsi di\u00a0Sulbar. Kami butuh bantuan Bapenda Sulsel untuk menerapkan sistem di Sulbar. Berapa\u00a0biayanya, saya selaku pimpinan dewan yang membidangi keuangan akan mengalokasikannya. Saya\u00a0akan undang khusus bapenda untuk bahas hal ini,&#8221; jelas Hamzah.<\/p>\n<p>Kepala Bapenda Sulsel, Tautoto Tanaranggina, mengemukakan, di OPD (organisasi perangkat\u00a0daerah) yang dipimpinnya, senantiasa memberikan inovasi untuk memberikan pelayanan prima\u00a0kepada masyarakat, khususnya yang menjadi wajib pajak.<\/p>\n<p>Menurutnya, pelayanan yang baik akan berdampak pada peningkatan pendapatan Bapenda Sulsel.\u00a0Inovasi-inovasi yang dilakukan Bapenda Sulsel di antaranya program Samsat Lorong yang\u00a0melayani wajib pajak yang berada di dalam lorong. Petugas bapenda akan didampingi petugas\u00a0kepolisian untuk menerima pembayaran pajak dan melakukan pengesahan STNK di rumah wajib\u00a0pajak.<\/p>\n<p>\u201cUntuk menghubungi armada Samsat Lorong, masyarakat cukup menelepon ke 0811 4440 0444 atau\u00a00811 4440 0333. Setelah menelepon, petugas akan memverfikasi dan langsung meluncur ke tempat\u00a0penelepon,\u201d ujar Tautoto.<\/p>\n<p>Program yang lain adalah samsat sipakainge\u2019, yaitu layanan pemberian informasi pajak\u00a0kendaraan kepada masyarakat yang ditempel di kendaraan. Lalu Samsat mobile Banking, yaitu\u00a0pembayaran pajak kendaraan dari ponsel pintar wajib pajak melalui aplikasi e-samsat yang\u00a0dapat diunduh dari play store.<\/p>\n<p>Saat ini, kata Tautoto, ada 10 unit armada sepeda motor untuk Samsat Lorong yang merupakan\u00a0bantuan dari Pemkot Makassar.<\/p>\n<p>Menurutnya, sumbangan ini sejalan dengan dana bagi hasil (DBH) yang diterima Makassar\u00a0 yang\u00a0cukup besar dibanding kabupaten\/kota lain di Sulsel.\u00a0Untuk sementara program Samsat Lorong ini baru melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan.\u00a0Sedangkan penggantian pelat atau pajak lima tahunan wajib datang ke samsat asal kendaraan\u00a0untuk mengikuti proses registrasi dan cek fisik (identifikasi) kendaraan.<\/p>\n<p>Sedangkan untuk membuat aplikasi sistem pengontrol pajak kendaraan, menurut Toto,\u00a0membutuhkan anggaran setidaknya Rp 3 miliar. Sebanyak Rp 2 miliar untuk biaya utama pembuatan\u00a0sistem, sedangkan Rp1 miliar untuk biaya pendukung lainnya.<\/p>\n<p>Sistem yang digunakan ini hanya ada dua di Indonesia yakni Bapenda Sulsel dan Bapenda Jawa\u00a0Barat.<\/p>\n<p>Menanggapi hal ini, Hamzah, menyatakan pihaknya siap untuk menyiapkan anggaran tersebut\u00a0dengan terlebih dahulu membahasnya dengan OPD terkait yakni bapenda.<\/p>\n<p>&#8220;Biaya sebesar itu saya rasa cukup rasional untuk mendapatkan sistem yang bagus. Kami akan\u00a0bahas secara khusus dengan Bapenda Sulbar. Nanti Bapenda Sulbar akan kami minta belajar<\/p>\n<p>terlebih dahulu ke Bapenda Sulsel. Kami akan anggarkan ini paling tidak di APBD tahun 2019\u00a0ini,&#8221; ungkap Hamzah.(*)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makassar\u00a0&#8211; Wakil Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan menyatakan Pemerintah\u00a0Provinsi (Pemprov) Sulbar perlu meniru inovasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel untuk meningkatkan pendapatan daerah. Inovasi tersebut bisa saja dengan mengadopsi sistem yang telah berhasil diterapkan di\u00a0daerah lain sehingga PAD (pendapatan asli daerah) meningkat. Menurut Hamzah, salah satu daerah yang sukses menerapkan sistem untuk menggenjot peningkatan\u00a0PAD [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4088,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/hamzah.jpg","acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4087"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4087"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4087\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4088"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4087"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4087"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4087"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}