{"id":2713,"date":"2018-01-30T05:37:44","date_gmt":"2018-01-30T05:37:44","guid":{"rendered":"http:\/\/bapendasulsel.web.id\/v1\/?p=2713"},"modified":"2018-01-30T05:37:44","modified_gmt":"2018-01-30T05:37:44","slug":"modal-usaha-koperasi-bapenda-sulsel-capai-rp-15-m","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/2018\/01\/30\/modal-usaha-koperasi-bapenda-sulsel-capai-rp-15-m\/","title":{"rendered":"Modal Usaha Koperasi Bapenda Sulsel Capai Rp 15 M"},"content":{"rendered":"<p>MAKASSAR \u2013 Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Pedati Sejahtera Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-24, Selasa (30\/1) di Aula Bapenda Sulsel. Terungkap jumlah modal usaha koperasi ini mencapai Rp 15,8 miliar lebih.<\/p>\n<p>Kepala Bapenda Sulsel, Drs. H Tautoto TR, M.Si, memuji kinerja Koperasi Pedati Sejahtera Bapenda Sulsel tahun buku 2017 yang modalnya terus mengalami peningkatan.<\/p>\n<p>\u201cSaya memuji kinerja pengurus koperasi karena modal dan asetnya terus mengalami peningkatan. Pada tahun buku 2013 kekayaan atau modalnya baru sebesar Rp 8,147 miliar. Tetapi pada tahun buku 2017 telah meningkat menjadi Rp 15,853.480.465,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dan pada tahun 2017, koperasi beranggotakan 527 orang ini telah membagikan sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp 2.012.341.344.<\/p>\n<p>\u201cSelaku pembina, saya ucapkan selamat kepada Pengurus dan Pengawas Koperasi Pedati Sejahtera atas ketepatan waktu dalam melaksanakan RAT,\u201d puji Tautoto pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pedati Sejahtera Bapenda Sulsel, di Aula Bapenda Sulsel, Selasa (30\/1\/2018).<\/p>\n<p>Dalam memberi layanan kepada anggotanya, lanjutnya, Koperasi KPRI Pedati Sejahtera, mengandalkan modal sendiri tanpa pinjaman dari pihak luar. Ini\u00a0 bisa dicapai karena partisipasi anggota yang selalu tepat waktu memenuhi kewajibannya.<\/p>\n<p>Sebagai pembina, ia menyarankan, agar pengurus Koperasi Pedati Sejahtera terus meningkatkan kinerja maupun kapasitasnya di bidang perkoperasian sehingga ke depan Koperasi ini tetap eksis dan tambah berkembang.<\/p>\n<p>Sementara itu, Ketua Koperasi Pedati Sejahtera, Abdul Malik Ibrahim SH, melaporkan,\u00a0 hingga 31 Desember 2017, sebanyak 527 anggota telah melakukan simpanan sebesar Rp\u00a0 13.508.068.000. Sementara pegawai yang berhenti menjadi anggota karena pensiun pada 2017 mencapai 160 orang dan telah menerima pengembalian aset sebesar Rp 1.009.755.000.<\/p>\n<p>Koperasi yang berkantor di Sekretariat Bapenda Sulsel ini melayani lima jenis usaha yakni usaha simpan pinjam, usaha pertokoan (barang campuran), foto copy, dan usaha layanan pembayaran online.<\/p>\n<p>Pada tahun 2017, koperasi juga\u00a0 menyalurkan dana berupa paket simpan pinjam Rp 19.047.330.000, paket barang campuran senilai Rp. 1.905.796.300, dan paket sembako Bulan Ramadhan kepada anggota dengan nilai sebesar Rp. 220.000.000.<\/p>\n<p>Kadis Koperasi dan UMKM Provinsi Sulsel, H Malik Faisal SH, M.Si, menambahkan, Koperasi Pedati sudah dapat naik kelas menjadi Koperasi Premier Provinsi karena anggotanya tersebar di 24 kabupaten\/kota di Sulsel dan terus mengalami peningkatan aset.<\/p>\n<p>\u201cYang paling penting, koperasi harus menerapkan suku bunga yang bersaing dengan lembaga keuangan lainnya,\u201d ujar mantan Sekretaris Bapenda Sulsel ini.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Koperasi Kota Makassar Evi Aprialty\u00a0 SE, MM yang turut hadir mengatakan, Koperasi \u00a0Pedati adalah koperasi yang cukup sehat di Makassar dan paling pertama menggelar RAT pada tahun ini.<\/p>\n<p>\u201cJumlah koperasi di Makassar sebanyak 1.528 unit, namun yang menggelar RAT baru setengahnya, Koperasi Pedati termasuk yang paling pertama menggelar RAT,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, ia juga meminta izin untuk menjadikan Koperasi Pedati sebagai lokasi studi banding koperasi Iainnya karena dinilai sukses dalam mengembangkan usaha. (Alim)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAKASSAR \u2013 Pengurus Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Pedati Sejahtera Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-24, Selasa (30\/1) di Aula Bapenda Sulsel. Terungkap jumlah modal usaha koperasi ini mencapai Rp 15,8 miliar lebih. Kepala Bapenda Sulsel, Drs. H Tautoto TR, M.Si, memuji kinerja Koperasi Pedati Sejahtera Bapenda [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2714,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/koperasi.jpg","acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2713"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2713"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2713\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}