{"id":2441,"date":"2017-11-08T05:07:08","date_gmt":"2017-11-08T05:07:08","guid":{"rendered":"http:\/\/bapendasulsel.web.id\/v1\/?p=2441"},"modified":"2017-11-08T05:07:08","modified_gmt":"2017-11-08T05:07:08","slug":"bupati-jeneponto-jangan-malas-bayar-pajak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/2017\/11\/08\/bupati-jeneponto-jangan-malas-bayar-pajak\/","title":{"rendered":"Bupati Jeneponto: Jangan Malas Bayar Pajak"},"content":{"rendered":"<p>JENEPONTO\u00a0 \u2013 UPT Pendapatan Wilayah Jeneponto menggelar sosialisasi pajak daerah di Hotel Sari Jeneponto,\u00a0 Rabu (8\/11). Bupati Jeneponto Iksan Iskandar membuka acara tersebut.<\/p>\n<p>Hadir juga Sekretaris\u00a0 Bapenda Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra SH MH\u00a0yang membawakan materi tentang\u00a0arti penting pajak dan layanan unggulan Bapenda Sulsel yang mewakili Kepala Bapenda Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya Iksan\u00a0 menghimbau kepada peserta sosialisasi agar selalu membayar pajak kendaraannya karena hasil dari pembayaran pajak tersebut kembali ke Pemkab Jeneponto dalam bentuk dana bagi hasil (DBH) yang dibagikan Bapenda Sulsel.<\/p>\n<p>\u201cSaya meminta masyarakat Jeneponto untuk tidak malas membayar pajak karena dana dari pajak Anda juga\u00a0 kembali ke Pemerintah Jeneponto yang kita gunakan untuk membiayai pembangunan di daerah,\u201d kata bupati.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, pajak kendaraan yang dibayar juga untuk kepentingan rakyat dan masyarakat Jeneponto telah merasakannya dalam bentuk pembangunan, kesehatan gratis, pendidikan, dan penegakan hukum.<\/p>\n<p>\u201cBerdasarkan Undang Undang nomor 28 tahun 2009 \u00a0tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pajak sifatnya wajib dan memaksa kepada wajib pajak. Artinya kalau masyarakat Jeneponto tidak membayar pajak maka dia melanggar undang undang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, salam sosialisasi pajak yang dihadiri sekitar 100 orang dari berbagai kecamatan di Kota Garam ini, sekretaris Bapenda Sulsel mengungkapkan, hingga\u00a0 September 2017\u00a0 Pemkab Jeneponto telah menerima dana bagi hasil (DBH) dari Bapenda Sulsel sebesar Rp 30.636.580.177.<\/p>\n<p>Dana bagi hasil tersebut berasal dari pajak yang dikumpulkan oleh Bapenda Sulsel yakni pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Sebanyak 30 persen PKB dan BBKB ini diberikan kepada kabupaten kota dan 70 persen diberikan kepada provinsi. Sementara pajak rokok sebanyak 70 persen \u00a0diberikan kepada kabupaten\/kota sedangkan provinsi hanya menikmati 30 persen. Sementara\u00a0 pajak air permukaan hasilnya dibagi rata, 50 persen untuk provinsi dan 50 persen untuk kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Dalam sosialisasi ini, sekretaris\u00a0 bapenda menjelaskan\u00a0 sejumlah layanan unggulan UPT Pendapatan Wilayah Jeneponto yang bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.<\/p>\n<p>Layanan unggulan tersebut yakni samsat link, gerai samsat, samsat drive thru, samsat keliling, samsat delivery, e-Samsat bekerja sama Bank Sulselbar\u00a0 hingga SMS info pajak kendaraan bermotor<\/p>\n<p>Sosialisasi ini dihadiri juga Kepala UPT Pendapatan \u00a0Wilayah Jeneponto H Sopyan MM, kepolisian setempat, dan Jasa Raharja.<\/p>\n<p>Salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah, lanjutnya,\u00a0\u00a0adalah aktif melakukan \u00a0sosialisasi kepada masyarakat wajib pajak, melakukan penertiban kendaraan yang tidak membayar pajak, dan mendatangi rumah wajib pajak.(Tsi-Dai-Alim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JENEPONTO\u00a0 \u2013 UPT Pendapatan Wilayah Jeneponto menggelar sosialisasi pajak daerah di Hotel Sari Jeneponto,\u00a0 Rabu (8\/11). Bupati Jeneponto Iksan Iskandar membuka acara tersebut. Hadir juga Sekretaris\u00a0 Bapenda Sulsel Kemal Redindo Syahrul Putra SH MH\u00a0yang membawakan materi tentang\u00a0arti penting pajak dan layanan unggulan Bapenda Sulsel yang mewakili Kepala Bapenda Sulsel Drs H. Tautoto TR, M.Si. Dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2442,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/j-768x591.jpg","acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2441"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2441"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2441\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2442"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}