{"id":2026,"date":"2017-09-26T03:19:47","date_gmt":"2017-09-26T03:19:47","guid":{"rendered":"http:\/\/bapendasulsel.web.id\/v1\/?p=2026"},"modified":"2017-09-26T08:46:56","modified_gmt":"2017-09-26T08:46:56","slug":"wabup-enrekang-buka-sosialisasi-pajak-bapenda-sulsel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/2017\/09\/26\/wabup-enrekang-buka-sosialisasi-pajak-bapenda-sulsel\/","title":{"rendered":"Wabup Enrekang Buka Sosialisasi Pajak Bapenda Sulsel"},"content":{"rendered":"<p>ENREKANG \u00a0\u2013 UPT Pendapatan Wilayah Enrekang\u00a0 menggelar sosialisasi pajak daerah di Ruang Pola Kantor Kepala Daerah Kabupate Enrekang,\u00a0 Selasa (26\/9). Wakil Bupati Enrekang Drs. H.M Amiruddin,\u00a0 SH membuka acara tersebut.<\/p>\n<p>Wabup meminta peserta sosialisasi yang sebagian besar adalah ASN Pemkab Enrekang rajin membayar pajak dan mendukung apa yang dilakukan\u00a0<em>\u00a0<\/em>UPT Pendapatan Wilayah Enrekang dalam mengumpulkan\u00a0 pajak daerah.<\/p>\n<p>Kata wabup, hasil pajak yang dipungut \u00a0UPT Pendapatan Wilayah Enrekang akan diberikan kembali kepada Pemkab Enrekang yang disebut dana bagi hasil (DBH). Selanjutnya DBH tersebut dipakai Pemkab Enrekang membangun infrastruktur di Enrekang.<\/p>\n<p>Kepal Bidang Pendapatan Asli Daerah (PAD) H Burhanuddin SH membawakan materi berjudul pajak dan layanan unggulan Bapenda Sulsel pada sosialisasi yang dihadiri 100-an peserta ini.<\/p>\n<p>Burhanuddin mengungkapkan, hingga\u00a0 Agustus\u00a0 2017 Pemkab Enrekang telah menerima dana bagi hasil (DBH) dari Bapenda Sulsel sebesar Rp 23,707,709,497 yang jumlahnya akan terus meningkat hingga akhir tahun.<\/p>\n<p>Dana bagi hasil tersebut berasal dari pajak yang dikumpulkan oleh Bapenda Sulsel yakni pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor. Sebanyak 30 persen PKB dan BBKB ini diberikan kepada kabupaten kota dan 70 persen diberikan kepada provinsi. Sementara pajak rokok sebanyak 70 persen \u00a0diberikan kepada kabupaten\/kota sedangkan provinsi hanya menikmati 30 persen. Sementara\u00a0 pajak air permukaan hasilnya dibagi rata, 50 persen untuk provinsi dan 50 persen untuk kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Dalam sosialisasi ini, ia\u00a0 menjelaskan\u00a0 sejumlah layanan unggulan UPT Pendapatan Wilayah Enrekang\u00a0 yang bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.<\/p>\n<p>Layanan unggulan tersebut yakni samsat link, gerai samsat, samsat drive thru, samsat keliling, samsat delivery, e-Samsat bekerja sama Bank Sulselbar\u00a0 hingga SMS info pajak kendaraan bermotor<\/p>\n<p>Sosialisasi ini dihadiri juga Kepala UPT Pendapatan \u00a0Wilayah Enrekang\u00a0 Drs Eddy Pappang M.Si,\u00a0<em>\u00a0<\/em>Kasat Lantas Polres Enrekang, AKP I Made Untung,\u00a0dan perwakilan PT Jasa Raharja.<\/p>\n<p>\u201cLima jenis\u00a0 pajak yang dipungut Bapenda akan dikembalikan kepada masyarakat Pangkep melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan kesehatan atau pendidikan gratis,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia\u00a0 mengajak masyarakat Enrekang untuk aktif membayar pajak karena pajak yang dibayarkan akan memacu \u00a0pembangunan di Kota Masserempulu\u00a0 tersebut.<\/p>\n<p>Salah satu strategi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah, lanjutnya,\u00a0\u00a0adalah aktif melakukan \u00a0sosialisasi kepada masyarakat wajib pajak, melakukan penertiban kendaraan yang tidak membayar pajak, dan mendatangi rumah wajib pajak agar mereka mau membayar pajak.(Tsi-Dai-Ridwan)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ENREKANG \u00a0\u2013 UPT Pendapatan Wilayah Enrekang\u00a0 menggelar sosialisasi pajak daerah di Ruang Pola Kantor Kepala Daerah Kabupate Enrekang,\u00a0 Selasa (26\/9). Wakil Bupati Enrekang Drs. H.M Amiruddin,\u00a0 SH membuka acara tersebut. Wabup meminta peserta sosialisasi yang sebagian besar adalah ASN Pemkab Enrekang rajin membayar pajak dan mendukung apa yang dilakukan\u00a0\u00a0UPT Pendapatan Wilayah Enrekang dalam mengumpulkan\u00a0 pajak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2027,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[28],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/2609enrekang.jpg","acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2026"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2026"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2026\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2027"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2026"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2026"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bapenda.sulselprov.go.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2026"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}